Tidak Punya Pekerjaan Akhirnya Saya Jadi Penulis


Rahmat Thalib

Kalau ada yang ingin bertanya kenapa saya memilih menulis atau writing? jawabannya adalah karena saya tidak punya pekerjaan, tadinya begitu, bagaimana bisa? sekarang menulis adalah bagian dari pekerjaan saya, bagaimana ceritanya?

Kesibukan seseorang ketika bekerja sering di persepsikan seperti segerombolan lalat yang mengerumuni kita. Tidak mematikan, tetapi sangat mengganggu sehingga kita pun sibuk mengusir lalat-lalat itu yang pada kenyataannya tidak mudah untuk mengusirnya. tanpa terasa waktu kita habis untuk mengusir lalat-lalat itu sehingga kita lupa terhadap misi utama kita yaitu bekerja dan bahkan lupa akan nikmatnya bekerja.

Seperti yang terjadi pada umumnya, di sebuah lingkungan pekerjaan. tentunya kita harus menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya, belum lagi teman sekantor kita meminta bantuan di saat pekerjaan kita sedang menumpuk, bayangkan juga harus ada meeting dengan kilen atau mitra kerja di tengah kesibukan kita, apa yang akan terjadi dengan keadaan seperti itu? tentunya filosofi lalat-lalat tadi akan berlaku kepada kita kan!

Tentang alasan mengapa saya memilih jadi penulis, berikut ceritanya!!!

Setelah lulus dari bangku perkuliahan, tentunya seperti biasanya para sarjana-sarjana muda mulai menjajaki kaki mereka untuk mencari pekerjaan. Saya pun termasuk dalam kategori para sarjana muda. Tadinya dalam benak saya bahwa mencari pekerjaan merupakan hal yang biasa-biasa saja, tapi pada kenyataannya tidak seperti yang dibayangkan. Saya menghabiskan puluhan cetakan foto copy ijazah hanya untuk mencari perkejaan, tetapi sampai saat ini masih belum memperoleh pekerjaan. Saya pun sedikit frustasi, sampai pada akhirnya teman saya menyarankan untuk menulis sebuah artikel, dan saya pun teringat dengan beberapa artikel yang sudah saya buat sebelumnya. Saya berpikir kenapa tidak beralih menjadi seoerang penulis? dan akhirnya saya memutuskan untuk menjadi seorang penulis. Namun tidak semudah yang dibyangkan juga, banyak yang menganggap kalau profesi menulis kurang menjanjikan. Berikut ulasannya !

Ada yang menganggap bahwa pekerjaan tulis menulis tidak penting-penting amat, mari kita lihat satu per satu hebatnya profesi sebagai penulis

Pertama, penulis bisa menulis apa saja yang dia mau. Mau menulis tentang peristiwa yang terlintas dalam kehidupan? mau menuangkan imajinasi seluas mungkin? semua bisa dilakukan oleh penulis. Kita bisa menulis apa saja, kapan saja dan dimana saja asalkan kita mau. Menulis itu memberikan kebebaskan tersendiri bagi kita dalam berkarya, dalam berolah kata, berimajinasi, dan berekspresi.

Kedua, penulis bisa berbagi kepada khalayak banyak atau masyarakat luas. Di zaman yang serba maju seperti sekarang ini, media tulis merupakan salah satu alternatif untuk menuangakan berbagai ilmu pengetahuan, pengalaman, dan canda/humor kepada orang lain dapat memberikan ide/gagasan kepada orang lain, sehingga bisa saja gagasan kita memberikan manfaat kepada masyarakat luas.  Media sosial seperti Facebook, Twiter, Koran, Majalah, dan media elektronik lainnya sesungguhnya memiliki peran dalam menyebarkan informasi, dan tentunya dapat memberikan manfaat kepada siapa saja yang mau memanfaatkan hal tersebut.

Ketiga, menjadi penulis bisa menjadi jalan pintas untuk terkenal, lebih banyak yang menjadikan pekerjaan menulis sebagai pekerjaan sampingan. Banyak sahabat dari berbagai profesi, seperti Dokter, Dosen, Guru, Wirausaha, Mahasiswa, Pegawai Negeri, yang aktif menulis disela-sela kesibukan mereka. Tidak banyak dari mereka mendapatkan penghasilan tambahan dari tulisannya. pertanyaannya, dari mana datangnya penghasilan itu? antara lain dari honorarium artikel, yang sudah dimuat di koran atau artikel, royalty dari buku, atau uang hadiah sebagai pemenang lomba. Jadi menulis itu bisa menghasilkan duit.

Keempat, dari penulis bisa berkembang menjadi kerajaan bisnis, apa misalnya? membuat kursus menulis online, membuat lembaga konvensional untuk mendidik para calon penulis muda. jadi banyak hal yang bisa dikerjakan dan menjadi pilihan sebagai seorang penulis.

Itulah hal yang bisa saya bagi dalam artikel ini, harapannya semoga ulasan ini bisa memberikan manfaat kepada para sahabat sekalian.

Semoga menjadi Inspirasi.

Bagikan ke teman

Related Posts

Previous
Next Post »